Walah... Ternyata Bukan 26 Juta Suara Yang Digelapkan, Tetapi Mencapai 50 Juta Suara

Walah... Ternyata Bukan 26 Juta Suara Yang Digelapkan, Tetapi Mencapai 50 Juta Suara



Kubu Capres dan Cawapres, Prabowo-Hatta melalui tim kuasa hukumnya telah memiliki data baru jumlah suara kecurangan Pilpres yang bertambah hingga dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Dari sedikitnya 21 juta jumlah suara bermasalah Prabowo-Hatta yang telah diajukan ke MK (Mahkamah Konstitusi), kini data baru mencatat suara bermasalah Prabowo-Hatta menjadi 50 juta suara.

Anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta, Andre Rosiade, mengatakan akan meminta pihak terkait untuk memeriksa secara transparan dugaan kecurangan di 210 ribuTPS (Tempat Pemungutan Suara). Hal itu dilakukan untuk membuktikan bahwa 50 juta suara Prabowo-Hatta benar-benar tengah bermasalah.

"Kami minta persoalan ini dibuka di 210.000 TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang ada dan ini terkait 50 juta daftar pemilih tetap,” ujar Andre Rosiade, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/8)

Menurut Andre, bersama MK, kubu Prabowo-Hatta bertujuan untuk mendukung pengungkapan kecurangan Pilpres 2014 hingga tercipta sebuah proses Pemilu yang adil dan jujur.

“Ini bukti yang akan kami ungkap di MK sehingga pelaksanaan Pilpres bisa berlangsung jujur, adil, dan tanpa kecurangan," pungkas Andre.

Sumber: spektanews

Gerakan ANEH & JANGGAL Bongkar Kotak Suara oleh KPU

Sumber: http://chirpstory.com/li/222040?page=2

“@PrijantoRabbani 1.400 Kotak Suara Dibongkar di Jakarta Timur brt.st/400g @JimlyAs” #adayanganeh
ini sy dikirim kawan, suasana pembongkaran di kpud jaksel cc @TvOne_News @PrijantoRabbani @nyomanheru  pic.twitter.com/SW9bPMDpIU



Gak masuk dalam logika saya, kenapa kpu membongkar sesuatu yg sudah ia tetapkan #adayanganeh

Saya gak paham logika hukum apa yang dipakai kpu, dengan mudahnya membuka lalu menutup dokumen negara #adayanganeh

Kok jadi seperti orang yang tiba tiba panik dan mengkoreksi diri, kenapa gak kemarin sebelum penetapan, saat masih ada waktu #adayanganeh

Saya jadi ingat peristiwa lama, saat komisioner kpu, setelah selesai, tiba tiba jadi ketum partai #adayanganeh

Semua serba tiba tiba, ini kawan cerita dia sampai kasihan lihat para petugas yang tiba tiba dipanggil pic.twitter.com/glvad7crYc



pak polisi, para pegawai ini harusnya masih menikmati libur bersama keluarga... tiba tiba... pic.twitter.com/MdlzWCMnht



Tadi kawan cerita, para pegawai ini bekerja dengan tekun, memilah ktp, dpt, dptkb, mereka tak bertanya, karena ini instruksi

Dalam hati saya membatin, kalau ini nanti jadi salah, pegawai yang tak tahu apa apa ini bisa kena sangkut.. orang kecil jadi korban

Saya apresiasi semua kerja kpu, termasuk kerja kawan2 yang melakukan argumentasi hasil ke mk, tp yang ini kpu gak masuk akal..

Kenapa proses ini dilakukan setelah ditetapkan, setelah ada yang menggugat mk, setelah semua kita kira dilakukan secara jujur #aneh

Apa kpu bisa menjamin tak ada data yang hilang, atau lebih parah dihilangkan #adayanganeh

Sepakat dengan @UdaIrfan, KPU ga masuk akal intruksikan tiba-tiba untuk buka kotak suara padahal sudah diumumkan hasilnya #aneh #GaLogis

@STNatanegara @UdaIrfan yg digugat bukan Jokowi tp KPU. Apa mas skrg pendukung KPU juga? Santai aja mas, qiqiqi

@panca66 @STNatanegara @UdaIrfan untuk apa dibuka kalau memang tidak ada yg ditutup-tutupi? Serahkan saja kotak tersegel kepada MK. Dmkian.

@GiriSugiris @pkspiyungan @UdaIrfan C1 punya rangkap 5 yah..? Khan ga usah buka kotak, copy dari ketua KPPS dileges khan bisa.Kecuali modus!

Saya lagi merenung, ini ada apa? Apakah ada agenda tersembunyi, apakah ini membuat delegitimasi kpu? Apakah ini sengaja membuat rusuh?

@pkspiyungan @UdaIrfan Cepat ambil tindakan jangan sampai menghilangkan barbut atau memodifikasi "kotak" suara mnjdi "bulat" suara

@dedi_taufan @pkspiyungan @UdaIrfan lagian KPU sdh umumkan hasil versi rekap scr resmi 22 juli lalu. Utk apa dibongkar lg ? Ada yg janggal..

Siapa yang diuntungkan? Apakah ini membuat mk menjadi kehilangan bukti? Atau putusan mk menjadi tak valid?

Ingat kemarin ketua kpu coba di black campaign, apakah ada upaya cuci tangan dari komisiener kpu yg lain.. siapa yang sedang main mata..

Yang lucu, ini yang sedang melakukan cross check gak semuanya pegawai kpud, ada yg diminta hadir hari ini, utk bantu2

Ada yang saking penatnya, bilang ke kawan, ini datanya musti diapain, sambil kasih lihat tumpukan surat undangan

Makin menarik "@panca66: Iya ya, hehehe RT @giofedi: Kan udh pernah kasih kode waktu itu bang, Polri 1 - TNI 0 @panca66 @UdaIrfan"

Mmm "@panca66: @UdaIrfan jgn lupa peristiwa Hadar Gumay+Trimedya+Budi Gunawan kepergok ketemu di Satay House"

Lucu ya.. katanya yg ngga terima hasil dipersilahkan jalur konstitusional ke MK. Tapi ada gerakan bongkar kertas suara.. ck ck ck..

Seingat saya kpu itu kerja kolektif, maka bila dia diminta pertanggung jawaban, minta kpu bertanggung jawab scr kolektif

Bila memang ada oknum yang sengaja membuat kerja kpu tak profesional, ia yang pertama harus dimintai pertanggung jawaban

Bagi kawan kawan pendukung yang sudah menang hasil rekapitulasi kpu, jangan diam, awasi prosesnya sampai selesai di mk

Bagi kawan kawan yang sedang memperjuangkan hak dan kebenaran lewat mk, terus kawal, jangan mau dimanipulasi

Saya berharap yg masih punya akal sehat, bisa mengawal proses demokrasi kita, jngn ikutan yang bilang kalau calonnya kalah pilpres curang

@irsyadhawari bisa jadi, tugas kita mengawal mk
Ini pegawai sampai kelelahan, mereka mulai kerja dari jam 9 pagi pic.twitter.com/QTqbHj4VaN



Ini kecamatan yang sudah dibongkar kotak suaranya pic.twitter.com/Sxg70vr4ZZ



Ini kecamatan yang dibongkar kotak suaranya pic.twitter.com/nBrbsNFWW1



Nah kawan sudah kusampaikan amanahmu, moga tetap setia dan sabar di jalan kebenaran

Janggal "@bang_delvin: @malakmalakmal @UdaIrfan kemaren pas rekap koq ga mau buka ya, koq sekarang baru dibuka,"

@deathrockstar kalau kemarin petugasnya diminta mencocokkan dpktb, at, a5, dsb mas, namun itu harusnya dilakukan sebelum ditetapkan hasil

@deathrockstar yang jadi janggal, kpu membuka setelah ada yang menggugat lewat mk, kalau sdh digugat, harusnya itu sdh jadi barang bukti mk

@deathrockstar ini yang saya pahami mas, kalau alasan kpu, saya nggak tahu mas
Ini tg jwb bersama "@UdaIrfan: Bagi kawan kawan pendukung yang sudah menang hasil rekapitulasi kpu, awasi prosesnya sampai selesai di mk"

@adiettwit @deathrockstar diganti yang abal2 dengan yang beneran mas, saya yakin masih ada orang baik

@BurhanSaidi @ypaonganan ini juga yang saya khawatir, kalau kena pidana, gimana tuh nasib pegawai kecil yang ikutan bongkar karena perintah

Saya mau tahu apakah ada media besar yang katanya independen mulai membela kpu atau mulai merasionalisasi alasan...

Kalau sudah ada media yang mulai membela dan melakukan rasionalisasi, anda boleh bilang ini main mata dan sah keluarkan kata konspirasi

Kalau beneran bela, harusnya dari awal, kawal dari awal, jangan tiba tiba, seperti tiba tibanya kpu buka kotak suara...

Saya ingin lihat para penggerak demokrasi bicara sekencang mereka bicara kawal pemilu, jangan2 sudah lupa ke mk bagian dr demokrasi

Atau jangan jangan oknum mk main mata dengan oknum kpu... semoga tidak.. kalau ya.. apa yg mau diharapkan dr pilpres..

Terburu buru itu bikin celaka, tenang tenanglah pak bu, kita semua sedang mengharapkan anda meningkatkan kualitas negeri ini

Jangan tergoda, jangan mau digoda, dunia ini sementara...

Seandainya kemarin bapak ibu kpu mau mendengar rekomendasi bawaslu, tenang tenang kita kerjakan,, mungkin gak jadi aneh..

Tapi kita gak boleh berandai andai terhadap yang sudah terjadi, skrg sudah terjadi, jangan malah terlanjur salah...

Di tl sudah ada yang mulai menduga habis ini mk akan tiba tiba buat surah perintah, merasionalisasi tindakan kpu

Kata kunci utk jernih melihat proses ini ada pada tiba-tiba, buru2, tergesa gesa, kalau muncul tiba2,buru2, pasti ada yg gak benar

Kita tunggu saja, mari berdoa utk indonesia, berdoa utk palestina, dan belahan bumi lainnya, jangan mau dijajah dlm rupa apapun..

Betul mas "@dgmassere: @UdaIrfan juga adalah rangkaian pilpres yang tak terpisahkan dari tahapan sebelum & sesudahnya. #MK"

Instruksi KPU utk #KotakTPSdibongkar itu tertanggal 25 Juli, alasannya utk alat bukti di MK, padahal berkas gugatan diterima MK tgl 26 Juli.

Surat Edaran ttg #KotakTPSdibongkar muncul lebih dulu dari gugatan yang diterima MK. Apakah ini artinya KPU bisa meramal masa depan?

Tegas diatur dipasal 78. Malah kewajiban melaksanakan rekomendasi bawaslu pasal 76 mereka tolak hehe @herihrydi @ypaonganan

@giofedi @herihrydi @ypaonganan saya sependapat dengan pendapat mas giofedi, yang harusnya diikuti, malah tidak diikuti

Kantongi Bukti Awal, MK Hadirkan Jokowi-JK

Kantongi Bukti Awal, MK Hadirkan Jokowi-JK




RMOL. Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang gugatan pemilihan presiden (Pilpres) yang diajukan pasangan nomor urut 1, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa 6 Agustus 2014 mendatang.

Ketua MK, Hamdan Zoelva mengatakan, dalam sidang perdana tersebut pihaknya akan menghadirkan pasangan pemenang pilpres, Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

"Tentu pasangan presiden dan wapres yang menang. Yang dimenangkan KPU," kata dia di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, (28/7).

Hamdan dalam kesempatan ini, meminta semua pihak menunggu dengan sabar proses persidangan gugatan tersebut. Bukti-bukti awal yang dibawa kubu Prabowo-Hatta, kata dia, telah dikantongi MK. Menurut Hamdan, dugaan pelanggaran baru bisa dibuktikan dalam sidang nanti.

"Kami sudah memanggil para pihak termohon, dan juga pihak terkait untuk panggilan sidang. Tinggal nunggu saja proses persidangannya," demikian Hamdan. [jpnn/sam]

Tindakan KPU Menguatkan Dugaan Kecurangan Pilpres

Tindakan KPU Menguatkan Dugaan Kecurangan Pilpres



Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menyayangkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengeluarkan surat edaran agar kotak suara dibuka.

Menurut dia, seharusnya KPU membiarkan kotak suara tetap tersegel hingga sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK) nanti sebagai barang bukti.

"Ini justru menguatkan ke masyarakat dan hakim ada ketidakberesan dalam pemilu yang dilakukan oleh KPU. Ada keberpihakan terhadap salah satu pasang kubu capres," kata Margarito kepada wartawan, Jumat (1/8/2014).

Dia menambahkan, tindakan KPU tersebut merupakan perbuatan yang tidak layak dan tidak pantas karena melanggar peraturan perundangan.

"Surat suara setelah dilakukan rekapitulasi tetap harus berada di dalam kotak suara tersegel," ujarnya.

Kotak suara bakal dijadikan sebagai alat bukti di MK. Dan kotak suara itu harus dihadirkan di sidang MK.

"Itu tidak etis bila dibuka oleh KPU. Apa yang dicari KPU. Mestinya tunduk saja pada hukum. Dan dibuktikan di pengadilan," ujarnya.

Seperti diketahui, KPU mengeluarkan surat edaran tertanggal 25 Juli 2014 yang memerintahkan agar sejumlah kabupaten/kota membuka kotak suara melalui form model C7. [rok/inilah]

Modus KPU Curang Tetap Sama

1. silahkan catatan sejarah tentang hacker pada data IT KPU 2004
http://richartkj.blogspot.com/2009/07/studi-kasus-pembobolan-situs-kpu-tahun.html?m=1

2. 2004 itu era nya james riyadi kepada SBY berulang cara yang sama pada 2014 james riyadi kepada jokowi

3. kalo orangnya sama | pasti taktik dan caranya pun sama | 2004 dan 2014 | cara james riyadi | dan #SBY tahu itu

4. metode SBY yang didzalimi oleh megawati serta berwibawa | dan jokowi yang dekat dengan rakyat lewat blusukan serta ndeso | #pencitraan

5. pada 2004 SBY ibarat kata 'tidak terhentikan' | begitupula 2014 jokowi ibarat kata 'tak mungkin kalah' | metode ala tim james riyadi

6. metode dan cara bermainnya sama | lalu bagaimana dengan perangkat pelaksan bernama #KPU

7. harusnya @Prabowo08 berkonsultasi kepada sang ketua KPU 2004 @nazarsjamsuddin| bagaimana faktor politik bisa menyertai

8. atau ketua KPU 2014 membaca kisah tentang nasib KPU 2004 yang akhirnya disandera sistem lewat kasus kasus settingan

9. lalu pertanyaan mengemuka | apakah KPU 2014 akan bernasib sama dengan KPU 2004 untuk alasan pembungkaman oleh sistem

10. apakah nasib @HusnikamilManik nantinya akan sama dengan nasib @nazarsjamsuddin | ketua KPU | 2004 >< 2014

11. aroma pengaruh partai demokrat amerika | 2004 >< 2014 | pun sangat terasa pada kedua proses pilpres tersebut | #sebelasduabelas

12. nasib KPU 2004 yang sebagian besar masuk hotel prodeo | sebagai bayaran menutupi proses pilpres 2004 yang dimenangkan SBY

13. SBY sbenarnya paham | taktik dulu tuk suksesi dirinya | dpakai kembali oleh jokowi | ditambah satu catatan ksamaan | Jusuf kalla namanya

14. taktik yang serupa | praktek pecah belah kekuatan golkar | lewat jusuf kalla conection | pun sama terjadi pada tahun 2014 ini

15. apakah nanti nasib aburizal kan sama persis dengan nasib akbar tanjung ketika munas setelah proses pilpres | 2004 >< 2014 | #jusufkalla

16. kondisi pilpres 2004 sama dengan kondisi pilpres 2014 | hitungan politik dan taktik caranya | #kembartaksiam

17. maka KARENA SAMA KARAKTERISTIKNYA MAKA SBY YANG MEMILIKI RASA LALU ANTISIPASI | 2004 >< 2014

18. dulu presiden 2001-2004 megawati tdk antisipatif | beda dgn SBY sekarang | lakukan data bukti sistem ganda | lewat rekap TNI dan polri

19. baca dan simak berita ini
http://suara.com/news/2014/07/16/124250/polri-kumpulkan-dan-catat-kecurangan-pilpres/

20. SBY paham kelemahan megawati ketika 2004 | maka SBY siapkan segala bukti bukti untuk diberikan kepada jenderal purn djoko santoso

21. kembali catat isi berita ini | #kode
http://suara.com/news/2014/07/16/124250/polri-kumpulkan-dan-catat-kecurangan-pilpres/

22. jenderal (purn) Djoko santoso adalah mantan panglima TNI sekaligus mantan komandan jenderal moeldoko | #kode

23. dan sekarang djoko santoso menjadi wakil ketua pembelaan team prabowo hatta ke DKPP dan MK | #atuuuut

24. dan ini berimbas nasib KPU 2014 yang semoga saja tak bernasib seperti KPU 2004 | #kembartaksiam

25. karena terkait bongkar bongkar kecurangan, penggelembungan, dan manipulasi di MK kepada KPU

Sistematis - Masif - Terstruktur - Brutal #KPUcurang

Sistematis - Masif - Terstruktur - Brutal  #KPUcurang

Jangan kalian pikir hanya si Burhan Muhtadi saja yang bisa bilang "Beda dengan QC, KPU salah". Saya pun bisa bilang KPU curang!!!

Inilah alasan-alasan mengapa PILPRES 2014 dianggap terburuk sepanjang sejarah PILPRES langsung di Indonesia. KPU amburadul dan curang

1. Eng ing eeeng .. Kita mulai kecurangan @KPU_RI dari penetapan DPT 190 juta pemilih. 188 juta plus pemilih LN pic.twitter.com/XjidcWJJxU



2. Daftar pemilih tetap (DPT) ditetapkan @KPU_RI tanpa diketahui dasar penetapannya. Tak jelas sumbernya. Knpa? pic.twitter.com/hhZdJ1uPIz



3. Kita mulai dengan upload semua DPT dari aceh sampai papua. Total 188 juta pemilih pilpres 2014 pic.twitter.com/gSPrgBk0Qv



4. Kita upload agar @KPU_RI tidak bisa berdusta kepada rakyat. Mereka telah khianati rakyat, bangsa dan negara pic.twitter.com/nUWrqqLbuc



5. Kita buka satu per satu faktanya, modusnya, motifnya kecurangan @KPU_RI demi menangkan kubu capres tertentu pic.twitter.com/psR0xoJ57u



6. Karena tidak boleh ada dusta diantara kita, tidak boleh @KPU_RI khianati rakyat..curangi suara rakyat..suara tuhan pic.twitter.com/1lVi2rRf3c



7. KPU menetapkan DPT sebanyak 188.224.161 pemilih pilpres di Indonesia dan 2.038.711 pemilih Luar Negeri. Mari kita buka fakta2nya

8. Lihat data statistik ini..berapa jumlah penduduk indonesia sebenarnya ? Kenapa beda dgn KPU?
http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=1&tabel=1&daftar=1&id_subyek=12&notab=12

9. Lihat data BPS ini, jumlah penduduk RI pada 2014 adalah 252 juta jiwa. Kok DPT 188 juta? Salah? Ya ! Kenapa? pic.twitter.com/e4PNrcU9Hf



10. Karena jumlah pemduduk RI berusia kurang 17 tahun & blm menikah pada 9 juli 2014 = WNI TIDAK PUNYA HAK PILIH
Total = 82 juta jiwa

11. Sehingga jumlah WNI Berhak PILIH pada 9 juli 2014 (blm dikurangi WNI yg karena satu dan lain hal TDK berhak pilih) = 170 juta jiwa.

12. Lalu kenapa @KPU_RI mencatat dan menetapkan jumlah DPT 188,2 juta jiwa? Gila? Tidak. Bodoh? mungkin. Curang ? Pasti !

13. Ingatkah anda ketika Kemendagri protes saat DPT Pemilu dan pilpres 2014 ditetapkan KPU? Ada 15-20 juta pemilih kelebihan pada DPT KPU

14. Tetapi karena berdasarkan UU, yang berhak dan berwenang menetapkan DPT (meski salah/ keliru) adalah KPU. Pemerintah tdk bisa intervensi

15. Kekeliruan paling BRUTAL adalah di PAPUA. penduduk Papua 2014 hny 3.091.212 jiwa, DPT Papua ? 3.222.426 !
GILA
pic.twitter.com/rQv1AIx0RK



16. Kita bisa buka fakta dan buktikan satu per satu, per kabupaten/kota, per propinsi terkait kebodohan atau kecurangan @KPU_RI.

17. Tetapi jika kita buka satu per satu, itu namanya tdk efisien..kita bisa lakukan perhitungan dgn gunakan statistik sederhana

18. Kita mulai dengan mencari prosentase antara jumlah WNI berhak Pilih versi sensus dan BPS, lalu dibandingkan versi @KPU_RI yg abal2

19. Prosentase WNI berhak pilih 170/252 = 67.46%. Maka, kita dapat gunakan prosentase itu utk menghitung WNI berhak Pilih/kab/kota/propinsi

20. Aceh : 4,906 juta jiwa. Jumlah WN berhak Pilih pada pilpres 2014 seharusnya = 2.763.161 Pemilih.
DPT KPU = 3.357.196
GILAK !!

21. Sumut jumlah penduduk 13.766.900 jiwa, jumlah pemilih seharusnya = 9.287.150 Pemilih.
DPT KPU ? 10.129.891 Pemilih.
Sarap !!

22. SUMBAR : Penduduk 2014 = 5.131.986 jiwa
Pemilih seharusnya 3.462.037 Pemilih
DPT KPU ? 3.693.822
KPU Sakit Jiwa

23. RIAU
Penduduk : 6.188.432
Pemilih wajar : 4.174.716
DPT KPU : 4.319.920
KPU Senget !

24. JAMBI
Penduduk : 3.344.478
Pemilih wajar : 2.256.184
DPT KPU : 2.525.649
KPU sinting !

25. Nanti kita lanjutkan FAKTA tentang jumlah pemilih sebenarnya. Yg harus diingat, kesalahan data KPU ini menimbulkan banyak kerugian

26. Kerugian pertama adalah terbukanya peluang besar bagi oknum2 KPU, KPUD dan pihak2 yg punya akses/kendali utk BERBUAT CURANG

27. Kerugian kedua adalah kita, rakyat, pemerintah, negara tdk mendapat hasil pemilu pilpres yg terjamin akurat, benar, jujur dan bersih

28. Kerugian ketiga adalah rakyat tdk dapat informasi hasil pilpres yg benar, seperti participation rate dan terutama : PEMENANG PILPRES

29. Gara2 DPT keliru, participation rate pilpres jadi rendah dan tak cerminkan fakta sebenarnya.
133 juta / 190 juta = 70%
KPU GILA

30. Participation rate 70% itu adalah keliru. Beda fakta di lapangan: di TPS2 rakyat antusias.
Participation rate sebenarnya : 78.2%

31. Jika kita bandingkan jumlah penduduk dengan jumlah pengguna hak pilih secara nasional, didapat angka rata2 45%. Maks 49%.

32. Berdasarkan angka itu maka jika jumlah pemilih di suatu propinsi di atas 49% dari jumlah penduduk, patut dicurigai ada suara fiktif

33. Jika prosentase pemilih dibanding penduduk 50-54%, Patut dicurigai. Perlu dicek ulang. Kok @KPU_RI cuek dan malah sahkan rekap yg salah?

34. Jika jumlah pemilih dibanding jumlah penduduk di kisaran 55-60%, pasti ada suara mark up !! Kok @kpu_ri nekad sahkan rekap yg salah?

35. Jika ada propinsi dgn prosentase pemilih gunakan hak pilih dibanding penduduk di atas/ lebih dari 61%, PASTI KELIRU
Kok KPU sahkan?

36. Itu sebabnya kami langsung tahu ada kecurangan di Nias Selatan hanya dgn melihat prosentase ini. Masak 68%. Pasti mark up. Terbukti

37. Persoalannya adalah kenapa @KPU_RI hanya revisi Nias Selatan saja? Padahal kecurangan di 19 Propinsi dan 179 kabupaten pasti curang

38. Ketika KPU nekad mengesahkan rekap yang sarat kecurangan, kita jadi bertanya2 : apa tujuan KPU dibentuk ? Sekedar tukang pos?

39. Lebih gila lagi ketika @KPUD DKI dan @KPU_RI malah mengesahkan rekap DKI Jakarta, padahal ada 5.841 TPS di DKI yang CURANG.
KPU GILA

40. KPU seolah2 hanya tukang stempel. Justificator dan legitimator kecurangan2 pilpres. KPU menempatkan bangsa dlm posisi BAHAYA

41. KPU tidak boleh seenaknya lempar bola panas dan tanggungjawabnya ke MK. KPU blm bekerja benar dan sesuai UU. KPU kriminal.

42. KPU tdk boleh beorientasi pada waktu dan budget. Hasil rekap yang salah, hasil pilpres yg salah adalah TANGGUNG JAWAB KPU sepenuhnya

43. KPU seolah2 kejar target. Target dari mafia2 pilpres yg mungkin sdh suap KPU ratusan M atau triliunan atau janji2 kekuasaan di kabinet

44. KPU yang nekad mengesahkan hasil pilpres yang salah adalah KPU laknat. KPU pengkhianat amanah rakyat. KPU yg jadi musuh rakyat

45. Penyelesaian sengketa pilpres di MK tidak serta merta melepaskan KPU dari tanggjawabnya. Setelah PUtusan MK ditetapkan, KPU harus diusut

46. Siapa pun oknum KPU yang bersalah dan telah menyebabkan RI dalam krisis politik hanya gara2 KKN, layak dihukum MATI !

47. Siapa pun oknum KPU yang nyata2 telah merusak kredibilitas lembaga negara stategis ini, layak dihukum mati ! @HusniKamilManik

48. Karena mereka telah menimbulkan krisis politik, meghilangkan kepastian hukum pilpres, menghancurkan nilai2 demokrasi. Layak dihukum MATI

49. KPU pilpres 2014 adalah KPU terburuk dlm sejarah. KPU kolaborator mafia2 politik perusak bangsa. Rakyat layak gantung mati mereka !

50. Di depan sidang MK nanti, akan terlihat bandit2 politik di negeri ini : KPU, Bawaslu, media, QC/survey, LSM dst. Mereka musuh rakyat RI

UPDATE
Situs KPU tidak lebih dari olok-olok. bagaimana mungkin angkanya bisa seperti ini. Luas biasanya, banyaknya angka kembar ini disahkan oleh KPU dan Bawaslu. Kecurangan yang telanjang. Dasar sinting.

Rakyat Indonesia ditipu. Anehnya malah kita senang diadu domba oleh para gembala tersesat nabi JOKOWI. wkwkwkw

Datangin aja gan di http://pilpres2014.kpu.go.id/db1.php > PAPUA > NDUGA
Mungpung belum diubah. Husni Kamil Amburadul

JOKOWI Curang, Video Amatir Ungkap Kecurangan di TPS Papua

JOKOWI Curang, Video Amatir Ungkap Kecurangan di TPS Papua

Di Papua peroleh suara JOKOWI fantastis mengalahkan Prabowo. Bahkan ada di beberapa kabupaten JOKOWI sapu bersih dengan meninggalkan Prabowo dengan 0 suara. JOKOWI menang sangat gede di Papua.

Apa yang akan terjadi pada negeri ini? MsyaAllaah..... kotor dan najis ini baru satu tps belum lagi di tempat yang lain..... Ini bukan Fitnah....saksikan dan koment menurut akal sehat kalian.

Dimanakah KPU? Bawaslu?. Masa suara beginian kau anggap sah dan hitung.

Salah Satu Bukti Kecurangan Di KPPS Jateng Pilpres 2014

Kubu yang terbukti melakukan kecurangan seharusnya didiskualifikasi atau dinyatakan kalah untuk se kecamatan/kota/kabupaten tersebut biar kapok tidak terulang di tempat lain, sementara oknum-oknumnya dipidana. Suara perolehannya diserahkan kepada lawannya.

Perhatiin kukunya cewek nyisip dibawah kertas suara yang ditutupi!
Ngapain ngoper kertas aja pake disendat-sendat kyk gitu! Perhatikan dengan jeli di detik 40-50 itu buktinya merobek,...


Pemilu Curang

Kubu JOKOWi dan antek-anteknya selalu teriak menyuruh Prabowo agar segera mengaku kalah.
Ini orang kok bicara kalah, kalah. Memangnya sudah pengumuman Jokowi pemenang dan bakal dilantik ya?

Pemilu itu ya dunia curang mencurang. Tanya saja ke Pak SBY dan JK. Dua kali menang telak, ya gak lepas dari itu. Ya kan bu Andi Nurpati?

Kenapa Anas Urbaningrum bilang pemenangnya sudah diketahui sejak tanggal 9 Juli. Sebagai mantan Ketua KPU, dia paham sekali

PDIP itu sangat paham politik itu kotor. Mereka betul-betul menghayati dan kemudian mengamalkan karena sudah 10 tahun puasa.

Ya sudahlah. Allah Maha Berkehendak. Mari kita jadi penyaksi

Politik itu kotor. Kalau tak siap kotor jangan masuk politik. Pilpres kali ini juga kotor. Banyak suara hantu

SBY juga curang dalam dua kali pilpres. Tapi permainannya sangat cantik. Kali ini Jokowi mainnya kurang cantik

"Jadi buat apa ikut pilpres kalau gak curang," begitu gumamnya. Salah sendiri gak curang

Tanya ke SBY ada suara sampai 26 juta dari mana? Tanya ke Anas. Tanya ke Andi Nurpati. Belajarlah curang dari presiden yang pernah curang

Salah @Prabowo08 kenapa gak curang. Sudah tahu politik kotor. Masih bermain di air bersih

Di Indonesia sejak ada pemilu, selalu saja ada tindak kecurangan. Siapa saja yang mau jadi presiden Indonesia ya harus curang

Soeharto jadi presiden berpuluh-puluh tahun ya krn curang. Gus Dur jadi presiden ya krn curang. Kalau mau fair harusnya Megawati loh

SBY jadi presiden ya salah satunya bohongi Mega. Janjinya gak mau nyapres, eh tahunya nyapres dan bersaing. Ini politik, kotor Bung!

Jadi saudara2. Kejujuran dalam ranah politik itu barang mahal. 1001 persen bohong kalau politik berdiri sejajar dengan kejujuran

Di belahan dunia manapun, pilpres ya selalu ditaburi tindak manipulasi dan kecurangan.

Lima tahun ke depan, sy hanya ingin jadi penyaksi, benarkah pernikahan sejenis akan dilegalkan? Benarkah bangunan gereja akan melimpah ruah?

Saya gak percaya pernikahan sejenis akan dilegalkan meski Musdah ngotot. Jokowi akan mati bunuh diri jika pernikahan sejenis diamini

Yang saya percaya, izin membangun gereja akan dipermudah. Kaum "liberal" merajalela. Syiah dan Ahmadiyah akan diperlonggar

Yang pasti cukong2 Tionghoa akan terus mendikte Mega dan Jokowi. Amrik akan terus menjajah. Kerjasama dg RRC akan lancar

Jadi bagi para pejalan, mari masuk ke ruang hening. Bersikap diam dan puasa untuk lima tahun ke depan.

Gak perlu ke MK. Gak perlu undur diri. Sudah terlambat. Salah sendiri gak curang. Ini politik bung. Yang menang ya yang curang

Yang harus ditegakkan membangun dan memperkuat pribadi2. Bangun generasi muda yang kuat tauhidnya.

Apapun saya bangga memilih @Prabowo08. Kalah menang itu hal biasa dalam permainan. Tetaplah berjalan. Tataplah ke depan

Jelas, menang kalah itu ada hubungannya dg banyak hal. Hanya kalbu yang tertutup saja yang tak memahami sinergi itu. Kasihan sekali

Mari kembali ke rumah. Urus diri. Jangan ganggu suami/istri tetangga. Jangan ganggu rasa nyaman hidup orang lain

Karena Prabowo mundur maka pemenangnya dilimpahkan ke Jokow. Hmm

Malu jadi warga Indonesia. Mau pindah ke Pulau Seribu ah

Jelang berbuka buat saudara-saudaraku, tetaplah bangga. Kalian tidak berdiri sejajar dengan kaum liberal dalam menentukan pilihan

Mari kita kibarkan bendera setengah tiang atas matinya kejujuran. Atas kemenangan kaum liberal

21 Juta Suara Prabowo Hatta Raib

Kubu Prabowo Sebut Kehilangan 21 Juta Suara

Prabowo 54% : Umar Abduh Beberkan Data Real Count Pilpres

KPU Curang : Umar Abduh Beberkan Data Real Count Pilpres

Umar Abduh Beberkan Data Pilpres

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) yang diduga berasal dari catatan TNI/Polri.

Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Hal itu terungkap dari video Youtube yang diunggah Satrio Herlambang  pada 21 Juli 2014. Oleh pengunggahnya, video tersebut diberi judul Umar Abduh membeberkan tentang fakta hasil pilpres "Real Count " versi TNI/Polri yang sudah dimenangkan oleh Prabowo Subianto

Dalam video itu, Umar yang terlihat sedang menjadi pembicara dalam sebuah diskusi menunjukkan catatan rekapitulasi suara yang diduga berasal dari catatan petugas TNI dan Polri.

Umar juga menyebut hasil rekapitulasi tersebut mencatat Prabowo meraih 54% suara. Catatan yang disebutnya dari TNI/Polri itu dianggap lebih rinci dari data KPU karena meliputi jumlah warga yang tidak menggunakan hak suara atau golput, dan jumlah suara tidak sah.

"Tetapi kenapa (rekapitulasi suara) KPU tidak menjelaskan berapa golput dan tingkat partisipasi," tandasnya.

Dalam video berdurasi 18 menit 2 detik itu, sosok yang pernah menjadi aktivis sebuah gerakan keagamaan itu mempertanyakan dasar personel TNI/Polri ikut mencatat perolehan suara.

Sebab, kata dia, tidak ada aturan yang menjadi dasar TNI/Polri melakukan pendokumentasian proses penghitungan suara pilpres. "Jadi ini yang harus dikonfirmasi. Apakah dikeluarkan Polri, TNI," katanya.

Tidak hanya itu, dia juga mempertanyakan bagaimana kedua institusi itu mendapatkan akses mendapatkan data tentang suara pemilih.

Dia menyebutkan data yang diperolehnya itu merupakan versi TNI/Polri dari penghitungan di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Berdasarkan atas data yang dimilikinya, dia meyakini Prabowo Subianto yang seharusnya memenangkan pilpres. Dia juga menyinggung soal dugaan adanya penghilangan suara capres.

Umar mengaku tidak memiliki keterkaitan dengan kedua calon presidan. Apa yang dilakukanya hanya untuk mengungkap sebuah kejanggalan dalam proses pelaksanaan pilpres. 

Lihat videonya di sini

PEMAHAMAN PERNYATAAN PRB TERKAIT KINERJA KPU



Breaking News !
Siapa capres pemenang pilpres versi KPU ?
PERNYATAAN PRABOWO SUBIANTO
22 JULI 2014
Kalau sekedar mencari hidup enak, saya tidak perlu berjuang di bidang politik.

Demokrasi artinya rakyat berkuasa. Wujud demokrasi adlh pemilihan, dan esensi pemilihan adalah pemilihan yg jujur, yg bersih dan yg adil.

Kalau ada yg mencoblos puluhan, ratusan surat suara itu tidak demokratis.

Dari Papua saja ada 14 kabupaten yg tdk pernah mencoblos tetapi ada hasil pemilu.
Ada 5.000 lebih TPS di DKI yg direkomendasikan PSU tetapi tidak digubris oleh KPU.
Oleh karena itu, kami Prabowo-Hatta mengambil sikap sebagai berikut:
1. Proses penyelenggaraan pilpres yang diselenggarakan oleh KPU bermasalah.
Sebagai pelaksana, KPU tidak adil dan tidak terbuka. Banyak peraturan main yg dibuat justru dilanggar sendiri oleh KPU.
2. Rekomendasi Bawaslu banyak diabaikan KPU.
3. Ditemukannya banyak tindak pidana Pemilu yg dilakukan oleh penyelenggara dan pihak asing.
4. KPU selalu mengalihkan masalah ke MK, seolah-olah setiap keberatan harus diselesaikan di MK padahal sumber masalahnya di KPU
5. Telah terjadi kecurangan masif dan sistematis untuk mempengaruhi hasil pemilu presiden.
Oleh karena itu, saya Prabowo-Hatta akan menggunakan hak konstitusional kami menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yg cacat hukum.

Oleh karena itu kami menarik diri dr proses yg sedang berlangsung.
Kami tidak bersedia mengorbankan mandat yg telah diberikan oleh rakyat dipermainkan dan diselewengkan.
Kami siap menang dan siap kalah dengan cara yg demokratis dan terhormat.
Bagi setiap rakyat Indonesia yg telah memilih kami, kami minta untk tetap tenang. Yakinlah kami tdk akan membiarkan hak demokrasi diciderai

Saya menginstruksikan kepada saksi-saksi yg sedang mengikuti proses rekapitulasi di KPU untk tidak melanjutkan ...

Kami menambahkan, bahwa kami tetap minta semua pendukung kami untuk selalu dan tetap tenang.
Kami akan berjuang di atas landasan konstitusi, di atas landasan hukum,
di atas landasan tidak menggunakan kekerasan apapun.
H. Prabowo Subianto

Ternyata banyak diantara kita yg SALAH PAHAM dan SALAH MENYIMPULKAN pernyataan Prabowo Subianto terkait Rekapitulasi KPU
Kami barusan dpt klarifikasi dari tim inti Prabowo yg juga sdh dikorfimasi oleh Prabowo sendiri, mengenai maksud dan tujuan pernyataannya
Prabowo tegas mengatakan bhw dirinya menarik diri dari proses REKAPITULASI /Perhitungan suara di KPU.

Ini adalah kritik thdp KINERJA KPU
@KPU_RI curang, TAK berintegritas, TDK independen, melakukan PEMBIARAN thdo SEKIAN BANYAK MANIPULASI dan KECURANGAN harus DIKOREKSI TOTAL !
Komisioner @KPU_RI harus SADAR posisi lembaganya yg sangat strategis, & bukan SEKEDAR TUKANG STEMPEL atau KANTOR POS !!

Kritik dari Prabowo
Pernyataan @PRABOWO08 siang tadi seharusnya dipahami sebagai bentuk kritik dan masukan terhadap PROSES PILPRES yang sangat BURUK
Kesimpulannya :

PRABOWO tidak pernah menyatakan mundur dari PILPRES atau mundur dari CAPRES !!
PRABOWO tidak pernah menarik diri dari pencapresan. TETAPI menarik diri dari PROSES PILPRES dan PROSES REKAPITULASI KPU yang CURANG !!
Apa saja PROSES PILPRES yang CURANG dan BURUK ?

1. SLOGAN CAPRES - CSWAPRES JOKOWI yang menghasut dan fitah seolah2 DICURANGI = KAMUFLASE
2. PROSES PILPRES yang CURANG dengan sabotase IT QC dan menggunakannya utk PEMBENTUKAN OPINI SESAT
3. PROSES PILPRES yang SESAT dan ZALIM SANGAT masif, sistematis dan kontinue dilakukan di mayoritas media massa afiliasi Jokowi-JK
PROSES PILPRES yang juga terkait khusus dengan proses rekapitulasi yang CURANG adalah penggelembungan suara di mayoritas TPS2 se Indonesia
Merujuk pernyataan PRABOWO :

.. ada yg mencoblos puluhan, ratusan surat suara, itu tidak demokratis !
Mencedarai demokrasi itu sendiri
Untuk apa kita pemilu /pilpres yg katanya sebagai implementasi DEMOKRASI jika pemilu-pilpres itu sendiri TIDAK demokratis !!
Prabowo menunjukan sikapnya yang anti pada tindakan dan perilaku yang tidak demokratis, terutama yang dilakukan/direstuo oleh @KPU_RI
PRABOWO TEGASKAN kembali bahwa DIA TIDAK MUNDUR dari PILPRES.

PRABOWO tegaskan menarik diri dari proses yang cacat hukum, khususnya di KPU
Proses pencoblosan, perhitungan dan rekapitulasi suara di KPU pada semua tingkatan/tahap adalah SUBSTANSI dari proses demokrasi itu
Jadi, melalui pernyataannya tadi, PRABOWO tidak mau ikut dalam proses pilpres dan rekapitulasi oleh KPU yang melegalkan KEJAHATAN
Besok pagi insya Allah, capres @prabowo08 akan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dengan terjadinya misunderstading sebagian publik
Informasi yg kami terima, @Prabowo akan kembali menegaskan bhw dirinya akan terlibat aktif di pilpres jika prosesnya dipastikan FAIR / JUJUR
Pernyataan Prabowo tadi ibarat petinju yg tdk mau meneruskan pertandingan jika lawannya msh terus MENGGIGIT KUPING atau MENCOLOK MATA

PRABOWO ibarat seorang pelari yg tidak mau meneruskan pertandingan jika rivalnya terus menerus pakai doping, yg dibiarkan oleh wasit/panitia
Jadi @PRABOWO08 itu TIDAK MUNDUR, melainkan ia menuntut, mendesak dan menginginkan agar @KPU_RI MEMPERBAIKI DIRI.

AGAR @KPU_RI TOBAT
Sesuai info Besok Prabowo akan menegaskan bhwa dia TETAP sebagai CAPRES. Ia akan melanjutkan proses yg sdh dikoreksi sesuai hukum & UU
Diberdayakan oleh Blogger.