Fadli Zon: Penggusuran oleh Pemprov Jakarta Membinatangkan Manusia



Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengunjungi korban penggusuran di Kampung Aquarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Jumat (23/9).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Fadli disambut ratusan warga yang terdiri dari kalangan lansia, remaja, dan anak-anak.

"Assalamualaikum," kata Fadli Zon menyapa, yang disambut dengan jawaban "waalaikum salam" oleh warga.

Salah satu ibu korban penggusuran langsung menyampaikan keluhan ke Fadli Zon. Dia mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta sama sekali tidak melakukan sosialisasi sebelum menggusur pemukiman warga.

"Sama sekali tidak ada pemberitahuan Pak, kita langsung saja digusur," ujarnya sambil terisak.

Fadli Zon terlihat mendengarkan keluhan warga dengan simpatik. Dia mengungkapkan penyesalannya karena Gubernur Jakarta, Basuki Purnama (Ahok), menggusur tanpa dialog dan tanpa mengganti kerugian material warga dengan selayaknya.

"Ini tindakan yang biadab ya, tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Kita kadang sok-sok menghargai binatang, tapi tidak menghargai manusia. Kadang-kadang memanusiakan binatang dan membinatangkan manusia," ungkap Fadli.

Dia berjanji akan memperjuangkan warga Kampung Aquarium dan warga tergusur lainnya di Jakarta lewat kerja-kerja parlementer.

Sebagai pimpinan DPR, ia akan meminta Komisi II untuk segera memanggil Gubernur Ahok.

"Saya merasa sangat terganggu, Kami semua akan memperjuangkan hak bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian. Ini harus dilawan, tidak bisa melakukan penggusuran dengan tidak memperhitungkan hak rakyat. Tapi tentu dengan cara-cara yang konstutisional," ucapnya.

Dalam kunjungan ini, Fadli Zon juga memberikan bantuan bagi 154 warga Kampung Aquarium. [rmol]

Ketika Sajak “Tukang Gusur” Karya Fadli Zon Panaskan Mesin Pilkada DKI



Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon membuat sajak berjudul “Tukang Gusur” saat menetapkan pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Jumat (24/9).

Berikut isi sajak “Tukang Gusur”

Sajak Tukang Gusur Tukang gusur
Tukang gusur menggusur orang-orang miskin di kampung-kampung hunian puluhan tahun di pinggir dan bantaran kali Ciliwung.
Di rumah-rumah nelayan Jakarta di dekat apartemen mewah dan mall yang gagah semua digusur sampai hancur.
Tukang gusur tukang gusur melebur orang-orang miskin melumat mimpi-mimpi masa depan membunuh cita-cita dan harapan anak anak kehilangan sekolah bapak-bapaknya dipaksa menganggur ibu-ibu kehabisan air mata.
Tukang gusur menebar ketakutan di ibu kota
Gayanya pongah bagai penjajah caci maki kanan kiri mulutnya srigala penguasa, segala kotoran muntah.
Kawan-kawannya konglomerat, centengnya oknum aparat meneror kehidupan rakyat ibu kota katanya semakin indah. Orang-orang miskin digusur pindah gedung-gedung semakin cantik menjulang orang-orang miskin digusur hilang.
Tukang gusur, tukang gusur sampai kapan kau duduk di sana menindas kaum dhuafa. Tukang gusur tukang gusur suatu masa kau menerima karma pasti digusur oleh rakyat Jakarta. (atk)
Diberdayakan oleh Blogger.